Tutorial C++ #05 Perintah Penyeleksian Kondisi Pada C++

Penyeleksian Kondisi Pada C++
0 0
Read Time:3 Minute, 0 Second

Tutorial C++ #05 Perintah Penyeleksian Kondisi Pada C++, Hai semua semoga masih bersemangat belajar bahasa C++ nya.

Pada tutorial sebelumnya kalian sudah belajar mengenai jenis-jenis operator yang ada pada C++, nh pada Tutorial C++ #05 Perintah Penyeleksian Kondisi Pada C++ kita akan mempelajari perintah-perintah penyeleksian kondisi.

Perintah penyeleksian kondisi merupakan perintah-perintah yang digunakan untuk melakukan pemecahan suatu masalah untuk mengambil sembuah keputusan dengan memperhatikan algoritma yang memiliki satu kondisi atau lebih kondisi yang terpenuhi.

Pada bahasa C++ perintah penyeleksian kondisi dapat dilakukan dengan beberapa perintah:

  1. IF

Pernyataan IF memiliki arti “Jika kondisi bernilai benar, maka perintah akan dijalankan atau dieksekusi, jika perintah bernilai salah maka perintah akan diabaikan“. Berdasarkan pengertian diatas tersebut kurang lebih flowchart nya seperti ini:

Flowchart Penyataan IF

Contoh Source Code Perintah IF

#include <iostream>

using namespace std;

main(){

float total_bayar,potongan,sub_total;

cout <<"Masukan Total Belanja : ";
cin>>sub_total;
if(sub_total > 100000)
    potongan = sub_total * 0.01;


cout <<"Anda Mendapat Potongan Sebesar Rp. "<<potongan<<endl;
total_bayar = sub_total - potongan;
cout <<"Total Yang Anda Bayarkan sebesar Rp. "<<total_bayar;



}

float total_bayar,potongan,sub_total; pendeklarasian variabel total_bayar, potongan,sub_total dengan menggunakan tipe data float.

cout <<“Masukan Total Belanja : “; dan cin>>sub_total; digunakan untuk menyimpan sub total biaya ke dalam dalam variabel sub_total.

if(sub_total > 100000); untuk mencek konidisi “jika nilai sub_total lebih dari 100.000, maka akan mendapatkan potongan 1%.

potongan = sub_total * 0.01; merupakan rumus untuk menghitung potongan yang di dapat, sub_total di kali 0.01 dan hasilnya disimpan kedamalm variabel potongan.

cout <<“Anda Mendapat Potongan Sebesar Rp. “<<potongan<<endl; untuk menampilkan jumlah potongan yang didapat.

total_bayar = sub_total – potongan; rumus yang digunakan untuk menghitung jumlah yang dibayarkan dengan cara sub_total dikurangkan dengan potongan dan hasilnya disimpan pada variabel total_bayar.

cout <<“Total Yang Anda Bayarkan sebesar Rp. “<<total_bayar; untuk menampilkan total yang harus dibayarkan.

2. IF – ELSE

Pernyataan IF-ELSE memiliki arti “ Jika kondisi bernilai benar maka akan dijalankan perintah pertama, jika kondisi bernilai salah maka akan dijalankan perintah kedua.” Penulisan IF-ELSE seperti gambar dibawah ini:

Penulisan IF-ELSE

Berdasarkan pengertian diatas flowchart dari IF – ELSE seperti ini:

Flowchart IF ELSE

Contoh Source Code penggunaan IF ELSE

#include <iostream>


using namespace std;

main(){

    float potongan,subtotal,total_bayar,diskon;

    cout << "Masukan Subtotal Belanja Anda : ";
    cin>>subtotal;
    if(subtotal>=50000){
        diskon = 0.05;
    }else{
        diskon = 0;
    }

    potongan = subtotal * diskon;
    total_bayar = subtotal-potongan;
    cout <<"Anda Mendapatkan Potongan Rp. "<<potongan<<endl;
    cout <<"Total yang harus dibayarkan Rp. "<<total_bayar<<endl;


}
Contoh Source Code IF ELSE

3. NESTED IF

Pernyataan NESTED IF merupakan pernytaan IF yang berada di dalam pernytaan IF. Penulisan nasted if dapat dilihat pada gambar dibawah ini:

Penulisan NESTED IF

Berdasarkan gambar diatas flowchart dari nasted if dapat dilihat pada gambar dibawah ini:

Flowchart NESTED IF

4. IF – ELSE Majemuk

Pernyataan IF-ELSE Majemuk atau sering disebut IF-ELSE bertingkat memiliki kesamaan dengan pernyataan NESTED IF namun memiliki penulisan yang lebih sederhana.

Bentuk Penulisan IF-ELSE Majemuk

Berdasarkan bentuk penulisan diatas flowchart dari IF-ELSE Majemuk dapat dilihat pada gambar dibawah ini :

Flowchart IF-ELSE Majemuk
Flowchart IF-ELSE Majemuk

Sekian Pembahasan menganai penyeleksian kondisi mengunakan IF pada bahasa pemrograman C++, jika kurang paham bisa menanyakannya melalui kolom komentar, semoga bermanfaat dan terimakasi sudah mengunjungi blog iniilmu.com.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Cara Menambahkan Data Array dengn PHP dan MySQL Previous post Cara Menambahkan Data Array dengan PHP dan Mysql

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *